Buat gue, saat Ch3 punya Fulfill sebagai semacam “penebusan dosa”, maka GMMTV punya Enemies with Benefits (EWB).
Sulit rasanya menghindari ledakan popularitas Jan dan JingJing belakangan ini. Timeline gue dibanjiri segala sesuatu tentang mereka.
EWB tentang apa?
Buat yang belum nonton, EWB ngambil latar dunia perkantoran yang penuh intrik.
Wine (JingJing), Head of Accounting yang perfeksionis, sering ngoreksi laporan yang dikirim Lal (Jan), Head of Sales. Ada aja kesalahan, atau tepatnya ketidaktelitian, yang ditemukan. Stereotipe kalau akuntan itu ‘rewel’ di-highlight dengan apik di sini.
Berawal dari tatapan sinis dan sindiran tajem di ruang meeting, rivalitas mereka berubah jadi hubungan rahasia yang intens di balik pintu kamar.
Ada ketegangan, ada rasa penasaran, ada tarik-ulur yang bikin dinamika hubungan Lal dan Wine menarik diikuti sampe akhir.
Kalau kalian suka ngikutin series-series LMSY, harusnya kalian juga akan suka EWB.
Subjective Opinion
Pertanyaannya, kenapa Jan-JingJing (dengan EWB-nya) bisa begitu mencuri perhatian banyak orang?
Menurut gue jawabannya: Timing.
Jan-JingJing ketemu Enemies with Benefits di waktu yang tepat.
Proyek ini hadir di saat sebagian orang kurang terkesan dengan GL (or GLs) GMM sebelumnya.
Di tengah situasi itu, EWB dan Jan-JingJing dateng. Gak hanya nawarin sesuatu yang fresh, tapi juga berbobot.
EWB nyediain panggung yang tepat, sementara Jan-JingJing ngasih chemistry dan intensitas yang bikin series ini terasa lebih besar dari premisnya.
Tapi, chemistry yang bagus dan series yang solid aja sebenarnya belum tentu cukup.
Timing adalah intinya.
Kalau EWB tayang tahun lalu, atau mungkin dua tahun lagi, hasilnya bisa jadi berbeda.
Jan-JingJing dan EWB seperti lagi berjabat tangan. Bertemu di waktu yang tepat, lalu beresonansi.
Baca juga: Fulfill: Akhirnya Nemu Lagi
Now or Never
Jan udah sekitar satu dekade di GMM, sementara JingJing, meskipun baru sekitar 3 tahun, tapi dia udah lama di dunia entertain.
Jan-JingJing semacam ada di situasi “harus berhasil kali ini”. Karena nanti, ketika Moonshadow, Ditto, dan kawan-kawan mulai tayang, momentum kayak gini mungkin gak dateng dengan cara yang sama lagi.

Now or never, ungkapan yang pas.
Dan mereka… berhasil.
Well Deserved
Rasanya, ini adalah titik kulminasi sekaligus take off moment yang selama ini mereka tunggu.
“Everything happened so quickly.. It went beyond anything I have imagined,” kata Jan di acara ArmChair.
Jan-JingJing + EWB + timing yang tepat terasa seperti salah satu takdir paling indah yang pernah terjadi di dunia GL Thai sejauh ini.
Setelah semuanya, mereka memang layak dapet sorak-sorai itu.